Dugaan Aliran dana ke Saiful Ilah, KPK Periksa Bos Kopi Kapal Api, Alim Markus Menyusul

- Selasa, 23 Mei 2023 | 14:52 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil Direktur Utama PT Santos Jaya Abadi Kopi Kapal Api Soedomo Mergonoto di kasus korupsi mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. Soedomo diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut pada Senin, 22 Mei 2023 (ist)
Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil Direktur Utama PT Santos Jaya Abadi Kopi Kapal Api Soedomo Mergonoto di kasus korupsi mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. Soedomo diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut pada Senin, 22 Mei 2023 (ist)

 

SAWITKU-KPK merampungkan pemeriksaan terhadap Soedomo Margoonoto, direktur utama PT Santos Jaya Abadi, produsen kopi Kapal Api terkait dugaan aliran uang ke Saiful Ilah, mantan Bupati Sidoarjo.

KPK telah menetapkan Saiful Ilah sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi.

KPK juga telah menjebloskannya ke tahanan untuk menghadapi proses hukum lebih lanjut.

“Saksi (Soedomo) hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan aliran uang yang diterima tersangka SI dari beberapa pihak dalam bentuk mata uang asing," kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa 23 mei 2023.

 Baca Juga: Bukan Deforestasi, Moeldoko Sebut UE Ingin Ganjal Biodiesel

Baca Juga: Kopi Indonesia Mendunia, Mentan Dorong Perkuat Akselerasi Ekspor

KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Alim Markus selaku direktur utama PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) sekaligus bos Grup Maspion.

Namun, Alim Markus tidak memenuhi panggilan pemeriksaan saksi tersebut.

"Saksi (Alim) tidak hadir dan konfirmasi untuk hadir pada Rabu 24 Mei 2023 di Gedung Merah Putih KPK," ujar Ali.

 Baca Juga: Sumber Tani Agung , Emiten Milik Crazy Rich Medan Suwandi Sudjaja Bagi Dividen Rp501 Miliar

Baca Juga: Kopi Indonesia Mendunia, Mentan Dorong Perkuat Akselerasi Ekspor

Sebelumnya, KPK kembali menjebloskan mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah ke rumah tahanan (rutan).

Dia kini telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan gratifikasi.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyampaikan, penahanan terhadap Saiful berdasarkan pengembangan dari fakta persidangan kasus suap yang bersangkutan. KPK kemudian memperoleh alat bukti yang cukup untuk kembali menjerat Saiful.

Halaman:

Editor: Tommy Pardede

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X